Senin, 07 Mei 2012

ANGAN ANGAN MEREKA YANG TELAH TIADA

Angan angan mereka yang telah tiada ialah kembali kedunia meski sejenak untuk menjadi orang shalih.mereka ingin taat kepada ALLAH, dan memperbaiki segala kerusakan yang dahulu mereka perbuat.Namun mereka tidak diijinkan lagi untuk itu.kematian serta merta memupuskan angan angan tersebut.
Allah Ta’ala berfirman mengenai mereka,
(Demikianlah Keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, Dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia).agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah Perkataan yang diucapkannya saja. dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan.QS.Al Mu’minuun:99-100
Begitulah kondisi orang mati,mereka telah melihat akhirat dengan mata kepala mereka.mereka tahu pasti apa yang teal mereka perbuat dan apa yang mereka terima.dahulu mereka dengan demikian mudah menyia-nyiakan waktu yang berharga untuk hal-hal yang tidak bermanfaat bagi akhirat mereka.Kini mereka sadar bahwa.destik-detik dan menit-menit yang bernilai tersebut sunnguh tidak bernilai harganya.
Dahulu,kesempatan itu ada didepan mata,namun tidak mereka manfaatkan.sekarang mereka siap menebus kesempatan itu berepapun harganya!sungguh tak terbayang alangkah ruginya dan penyesalan mereka..

Memang,saat manusia paling lalai terhadap ni’mat ALLAH ialah ketika ia bergelimang didalamnya.Ia tidak menyadari betapa besarnya kenikmatan tersebut,kecualu setelah kenikmatan tersebut tercabut darinya.Sebab itu kita yang masih hidup berada dalam kenikmatan yang besar.karenanya jangan kita biarkan semenitpun berlalu tanpa ibadah walau hanya sekedar mengucapkan tasbih,tahlil,tahmid,dan takbir.

Abdullah bin Busr Radhiyallahu ‘anhu mengatakan,”Ada 2 orang Arab Badui datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
Salah satunya bertanya kepada Beliau Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam
,’Hai Muhammad,siapakah leleaki yang terbaik?’ Yang panjang umurnya dan yang baik amalanya.’jawab Rasulullah.Kemudianyang satu lagi bertanya ‘sesungguhnya ajaran Islam terlampau banyak bagi kami,lalu adakah amalan yang mencangkup banyak yang dapat kami tekeni?’
 ‘Usahakan agar lisanmu selalu basah dengan DZIKRULLAH’,jawab Rasulullah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.HR.Imam Ahmad dengan senad yang shahih.

Tidakkah ndaa tahu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyuruh kita untuk memuji ALLAH saat bangun tidur,karena Dia telah menghidupkan kita setelah mati,dan mengijinkan kita untuk kembali mengingatnya.?benar,tidur memang identik dengan kematian.Saat tidur,manusia berhenti dari segala aktivitasnya dan acuh akan apa yang terjadi disekelilingnya.Alangkah miripnya ia dengan orang yang mati,andai saja ALLAH tidak mengembalikan ruhnya.
Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda;
”Jika seorang terbangun hendaklah mngucapkan;AL HAMDULILLAHILLADZII ‘AAFAANI FII JASADII WA RADDA ‘ALLAYA RUUHII WA ADZINA LII BIDZIKRIHI.(SEGALA PUJI BAGI ALLAH YANG TEAL MENYELAMATKANKU TUBUHKU,SERTA MENGIZINKAN AKAU UNTUK BERDZIKIR KEPADA NYA).HR.Imam Tirmidzi

Sekarang kita masih mengenyam nikmatnya hidup,kita masih bisa menembah pahala dan menghapus dosa.Ingatlah bahwa adnda akan tutup usia,dan semuanya menjadi angan-angan.Oleh karena itu,marilah kita wujudkan angan-angan itu mulai dari sekarang.

Ibrahim bin Yazid al-Abdi mengatakan
,”suatu ketika Riyah al Qaisy mendatangiku seraya berkata,’Hai Abu Ishaq-julikan Ibrahim-,ayo iktu bersamaku menemui penghuni akhirat dan marilah kita mengikat janji setia disamping mereka.”
Lalu akupun pergi bersamanya kesebuah pemakama.Kami duduk disamping salah satu kuburan disana,kemudian Riyah berkata,
”Hai Abu Ishaq,kira-kira apakah yang diangankan oleh mayit ini jika ia diminta ngan-angan?”
 “Demi ALLAH,ia pasti ingin dikembalikan kedunia agar bisa taat kepada ALLAH dan memperbaiki amalnya.”jawabku.
 “Nah,kita sekarang berada di dunia.Karenanya,marilah kita taat kepada ALLAH dan memperbaiki amal kita,”Sahut Riyah.
Maka Riyah bangkit meninggalkan kuburan tersebut dan mulai bersunggug-sungguh dalam beribadah.Ternyata tak lama berselang,ia dipanggil menghadap ALLAH,semoga ALLAH merahmatinya.

Saudaraku…jika hawa nafsu mengajak Anda bermaksiat,ingatlah angan-angan mereka yang tiada.Mereka ingin dihidupkan lagi untuk taat kepada ALLAH,lalu mengapa Anda justru bermaksiat
Jika Anda lesu dan malas untuk beramal,ingatlah angan-angan mereka yang tiada….

Sumber Buletin Al-Qudwah EDISI 282/TH.XV/1433 H

0 komentar:

Posting Komentar

PENCARIAN